Langsung ke konten utama

MEMBUAT KRUPUK SADARIYA

sejak tahun 1960an, Wonogiri sudah dikenal sebagai salah satu penghasil ketela/ singkong yang melimpah. ini merupakan sumber daya alam yang perlu dimanfaatkan. maka sejak tahun 1980an warga desa geneng muncul embrio pemanfaatan ketela ini, sebagai produksi olahan makanan ringan. produksi ekonomi rakyat ini sempat maju, hingga dampak krisis tahun 1990an, mengakibatkan banyak dari pelaku usaha ini alih profesi. 

setelah beberapa tahun reformasi, warga desa Geneng berupaya memunculkan minat warga untuk kembali bergelut dalam ekonomi kerakyatan ini. kemudian pada tahun 2010, muncullah komunitas pembuat krupuk dari singkong yang biasa disebut "SADARIYA". 

sadariya merupakan krupuk khas yang terbuat dari bahan baku singkong, diberi bumbu khusus. sehingga membuat cita rasa yang khas pula. sadariya merupakan krupuk khas Geneng. 

komunitas penghasil sadariya bertepat di golo-nawit dusun Geneng, desa Geneng kecamatan bulukerto.

bagai gayung bersambut, di dalam RPJM Desa Geneng tahun 2017-2022, terdapat program yang mana mendukung produksi ekonomi rakyat ini. dan bahkan rencana nya dalam jangka waktu dekat, akan dilaksanakan pelatihan dan bantuan modal bagi komunitas sadariya ini. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MBAH SADIMAN, pahlawan tanpa senapan

Usianya memang sudah tidak muda lagi. Dengan rambut yang telah memutih dan keriput perlahan muncul di wajahnya itu justru semangat terus muncul layaknya kaum muda. Buktinya sosok itu telah dinobatkan menjadi aktivis peduli lingkungan. Adalah Mbah Sadiman. Hanya warga biasa yang tinggal di Dusun Dali, Desa Geneng Kecamatan Bulukerto, Wonogiri. Bahkan rumahnya hanya seluas 9x6 meter beralaskan tanah dan dinding tanpa polesan cat. Dia dan sang istri menghidupi diri sebagai petani penggarap lahan tumpangsari di areal Perhutani. Namun yang istimewa dari Mbah Sadiman adalah dedikasinya kepada lingkungan. Bertahun-tahun bekerja sendiri menghijaukan Bukit Gendol dan Bukit Ampyangan yang merupakan lereng Gunung lawu sisi tenggara dengan biaya sendiri. Lahan itu merupakan milik negara yang hasilnya pasti tak akan dinikmatinya, tapi itu justru impiannya sedari kecil. Mbah Sadiman dan hasil tanamannya Tekad menghijaukan bukit itu bermula ketika dia menyaksikan penebangan kayu ...

TENTANG GENENG : kondisi sosial dan keagamaan

Bidang Agama Bidang Kemasyarakatan (a)   Tempat Peribadatan 1)     Terdapat 11 Masjid    di desa Geneng 2)     Dan terdapat 2 Mushola di desa Geneng (b)   Telah terbentuk pengurus Masjid se Desa Geneng demi kelancaran ibadah dan saling tukar pengetahuan dibidang Agama, menjalin persatuan dan kesatuan umat baragama dan juga antara Pemerintah. Dan Sampai sekarang masih berjalan cukup baik. Berikut data Ta’mir Masjid se-Desa Geneng : (1)   Ta’mir Masijd Al-Barokah Banaran                      : Kasdi (2)   Ta,mir Masjid Al-Fatah Dali                                   : Warno (3)   Ta’mir Masjid Al-Hidayah Geneng    ...

KONDISI GEOGRAFIS

Secara garis besar keadaan wilayah desa geneng kecamatan bulukerto kabupaten wonogiri terbagi menjadi berikut :                         Luas wilayah = 585. 9390 Ha          Yang terdiri dari : a. Tanah Sawah : 105 Ha b. Tanah Kering : 306,04 Ha c. Fasilitas umum : 69,90 Ha d. Tanah hutan : 105 Ha Desa geneng termasuk daerah pegunungan dengan ketinggian 700 meter dari permukaan laut, dengan curah hujan 2000 mm dan keadaan suhu berkisar 20-30 0 C, pada bulan November sampai bulan mei berkisar 20-25 0 C. sedangkan bulan juni sampai dengan bulan September berkisar 25-30 0 C. keadaan udara didesa geneng juga termasuk lembab air, hal itu terjadi karena letak ketinggian dari per...